TRIBUNNEWS.COM, TEGAL — Ananda Bagas dari SMA Negeri 4 Tegal menjadi pemain terbaik putra Tribun Putih Abu-Abu Futsal 2026 Tegal Series with by.U – Piala Wali Kota Tegal. Penghargaan itu menyertai gelar juara sekolahnya setelah final yang harus ditentukan melalui adu penalti.
Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Tegal, Moch Mabbrur, menyebut Bagas sebagai pemain terbaik sekaligus pemain Porprov Kota Tegal.
Di GOR Wisanggeni, Kota Tegal, Selasa (3/11/2026), Bagas dan rekan-rekannya menghadapi SMK Bina Nusa Slawi. Skor 1-1 bertahan hingga perpanjangan waktu berakhir, sebelum SMA 4 memastikan kemenangan melalui adu penalti.
Menjaga irama dalam final yang ketat
Bagas terlibat dalam upaya mencari celah di pertahanan Bina Nusa. Bersama Michael Tegar Aryanto dan pemain lainnya, ia mengalirkan bola, mengalihkan arah serangan, dan mencoba melepaskan tembakan.
Keunggulan datang melalui Muhammad Faisal Abdah pada fase akhir babak kedua. Namun, Dimas Alfareza menyamakan kedudukan pada detik-detik terakhir waktu normal. SMA 4 harus kembali memperjuangkan kemenangan yang sempat begitu dekat.
Bagas kemudian berhasil menjalankan tugas sebagai salah satu eksekutor penalti. Kiper Muhammad Cesar Muzat menggagalkan tendangan lawan, sedangkan Nesfan Maulana menuntaskan pertandingan melalui eksekusi penentu.
Gelar individu Bagas hadir di tengah kontribusi yang saling melengkapi itu. Ia menjaga aliran serangan dan menyelesaikan tugasnya saat adu penalti. Rekan-rekannya mengambil peran pada bagian permainan yang lain, hingga SMA 4 membawa pulang gelar putra sekaligus putri.
Harapan setelah penghargaan
Mabbrur berharap kompetisi pelajar menjadi kesempatan memantau pemain untuk pembinaan berikutnya. Bagas telah memiliki pengalaman membela sekolah dan daerah.
Kebutuhan akan ruang berkembang sebelumnya disampaikan Deni, Dewan Pembina SMK Al Irsyad Tegal. Dalam roadshow pada 15 Oktober 2026, ia menilai siswa memerlukan kompetisi untuk menguji hasil latihan.
“Selama ini mereka pasti ingin mengembangkan diri dalam dunia futsal,” ujarnya, dikutip dari putihabuabu.id. www.putihabuabu.id
General Manager sekaligus National Project Manager TPAAF 2026, Danang Purwoko, juga menyampaikan rencana seleksi pemain menuju kesempatan mengikuti pemusatan latihan di Spanyol.
“Kita mau bawa ke panggung nasional bahkan ke panggung internasional,” katanya dalam sambutan menjelang final.
Kesempatan itu tetap melalui proses seleksi. Bagi Bagas, penghargaan pemain terbaik menjadi catatan prestasi yang lahir bersama keberhasilan sekolah. Perjalanan selanjutnya membutuhkan latihan dan kesempatan bertanding, seperti yang telah membawanya sampai ke final di Tegal.