TEGAL - Tiga laga dimainkan, gawang SMK YPT Tegal belum sekali pun kebobolan. Rekor itu akan diuji habis-habisan saat tim futsal putri SMK YPT menghadapi SMA N 4 Tegal di final Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 Tegal Series, Selasa (3/11/2026) pukul 17.30 WIB di GOR Wisanggeni. Lawan mereka mencetak 12 gol dalam tiga laga.SMK YPT tidak lolos dengan pesta gol. Mereka lolos dengan kesabaran. Juara Grup B ini mengalahkan pesaing lewat produktivitas yang efisien dan pertahanan yang rapat.
- Fase grup: 1 menang, 1 imbang, gol 1-0, juara Grup B
- Semifinal: menang 1-0 atas MAN Kota Tegal
- Total: 3 laga, 2 gol, kebobolan 0
- Clean sheet: 3 laga beruntun
Melawan MAN Kota Tegal, runner-up Grup A, SMK YPT memainkan laga dengan tempo terkontrol. Gol tunggal lahir pada menit 22. Setelah itu, lini belakang Merah-Hitam menutup ruang tembak dan menjaga jarak antarpemain tetap rapat sampai peluit akhir.
MAN Kota Tegal dua kali meminta time out untuk mencari celah. Celah itu tidak pernah muncul.
Membawa Harapan Satu Sekolah
Tiket final ini punya bobot lebih. Tim putra SMK YPT Tegal, yang menjuarai Grup A Putra dengan selisih gol 6-0, terhenti di perempat final setelah kalah 1-3 dari SMA N 1 Tegal. Kini, harapan sekolah sepenuhnya ada di pundak tim putri.
Kedua tim itu ditangani pelatih yang sama, Slamet Riyadi. Pengalaman pahit tim putra sehari sebelumnya bisa menjadi bahan bakar tambahan.
Derby Setia Budi: Tembok vs Mesin Gol
Tribunjateng.com menyebut final ini Derby Setia Budi. Peta duelnya jelas: pertahanan terbaik melawan serangan tersubur Tegal Series 2026.
"Tiga clean sheet beruntun bukan kebetulan. SMK YPT bertahan sebagai unit: anchor jarang terpancing keluar, jarak antarpemain rapat. Peluang terbesar mereka ada di transisi. Kalau YPT mencuri gol lebih dulu, tekanan langsung pindah ke tim unggulan," ujar Analis TPAAF.
Merah-Hitam, Saatnya Bersuara
SMA N 4 Tegal datang dengan status unggulan dan dukungan besar karena juga tampil di final putra. Tribun Merah-Hitam harus menjawabnya dengan volume yang sama, atau lebih keras. Laga dimulai 17.30 WIB dan disiarkan langsung di kanal YouTube Tribun Putih Abu-abu.
Para juara TPAAF 2026 juga berpeluang terbang ke Spanyol dan Portugal. Untuk sampai ke sana, SMK YPT hanya butuh satu hal yang sudah mereka lakukan tiga kali: tidak kebobolan.