TEGAL - SMK Bina Nusa Slawi tiba di final Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 Tegal Series dengan rekor sempurna: empat laga, empat kemenangan, 17 gol. Selasa (3/11/2026) pukul 18.30 WIB di GOR Wisanggeni, pasukan Hijau-Hitam menghadapi SMA N 4 Tegal dalam perebutan Piala Wali Kota Tegal.
Lini Serang Paling Subur
Tidak ada finalis yang mencetak gol sebanyak Bina Nusa. Di Grup H, mereka mengoleksi 11 gol dari dua laga. Di perempat final, SMA N 2 Slawi dihajar 4-0.
- Fase grup: juara Grup H, 2 menang, gol 11-3
- Perempat final: menang 4-0 atas SMA N 2 Slawi
- Semifinal: menang 2-1 atas SMA N 5 Tegal
- Total: 4 laga, 17 gol, kebobolan 4, rata-rata lebih dari 4 gol per laga
Yang membuat Bina Nusa berbahaya adalah sebaran golnya. Empat gol di perempat final lahir dari empat pemain berbeda: Dimas Alfareza, M. Syahrul Azam, Pradipta Bayu Herlambang, dan Noerien Muidz Bachtiar.
SMA N 5 Tegal bukan lawan ringan. Mereka juara Grup E dan di perempat final menyingkirkan SMK Muhammadiyah Kramat, juara Liga Futsal Pelajar Piala Bupati Tegal 2026.
Bina Nusa membuka skor cepat lewat M. Ghaizan Ahnaf pada menit 7. SMA N 5 sempat menyamakan kedudukan lewat Nugroho Aji di menit 12. Bina Nusa tidak goyah. Dimas Alfareza mencetak gol penentu di menit 25, sekaligus gol keduanya di fase gugur.
Menghadang Ambisi Double SMA N 4
Lawan di final punya motivasi ganda. SMA N 4 Tegal juga tampil di final putri dan mengincar dua gelar dalam satu malam. Tim asuhan Nico Prayogo itu dikenal sulit dikalahkan: dua kali tertinggal di fase gugur, dua kali lolos.
"Bina Nusa punya distribusi gol paling merata di Tegal Series. Ancaman datang dari pivot, sayap, sampai lini kedua. SMA N 4 sudah kebobolan lebih dulu di dua laga gugur, dan Bina Nusa terbiasa mencetak gol cepat. Kalau gol pertama datang di sepuluh menit awal, laga ini bisa berjalan di bawah kendali mereka," ujar Analis TPAAF.
Slawi, Saatnya Datang ke Tegal
Bina Nusa adalah satu-satunya wakil Slawi di dua partai final malam ini. Tribun Wisanggeni kemungkinan besar dipenuhi pendukung SMA N 4, yang bermain di dua final berturut-turut. Pasukan Hijau-Hitam butuh tribun yang sama lantangnya.
Laga juga disiarkan langsung di kanal YouTube Tribun Putih Abu-abu. Para juara TPAAF 2026 berpeluang terbang ke Spanyol dan Portugal. Tim besutan Dwiki Mahendra sudah mencetak 17 gol untuk sampai di sini. Malam ini, mereka hanya perlu satu gol lebih banyak.